Semu Lantas Lepas
Aku telah sampai di titik ini
Titik kuantitas kebahagiaan yang begitu luar biasa
Denganmu,
Aku punya harapan, berbagai keinginan, bahkan bermacam doa
Lantas apakah sampai akhir begitu?
Sayangnya tidak
Semuanya semu
Dengan jahatnya kamu menyayat lagi luka lama yang dengan susah payah ku tutup rapat-rapat
Entah aku yang bodoh dengan mudahnya menerima taburan luka
Atau memang dirimulah yang begitu brengsek menyakiti satu insan ini
Kedepannya,
Aku ingin egois sedikit lebih lama
Aku ingin menjemput kebahagiaan diriku sendiri, sebelum membahagiakan diri yang lain
Kupikir egois tidak selalu hal buruk
Kuanggap luka darimu itu sebagai hujan dan salju agar rumput dan bunga lain bisa tumbuh
Terima kasih sudah bertamu
Ku lepas kau dengan baik-baik
- Niken Dwi Pratiwi -

Komentar
Posting Komentar