MULA, NAWANG NIDLO TITISARI


Mula, Nawang Nidlo Titisari

Novel bercover putih cantik, novel kedua dari Nanidlot. Novel pertamanya 'HILANG'.

Dari 157 halaman, karakter utamanya adalah Anum dan Satria. Saat membaca novel ini kalian akan mengikuti perjalanan pertemuan Anum Satria.
Pertemuan dan surat di depan masjid menjadi pintu perjalanan antara keduanya. Perjalanan apa? Iya perjalanan menuju pelaminan. Kalian akan tahu bagaimana cara Satria menghapus segala keraguan dalam diri Anum, bagaimana cara Satria membawa Anum ke jalan berikutnya. 
Dari segala keraguan yang muncul, ada masalah yang menjadi pengganggunya, salah satunya yaitu gangguan mantan. Haha iya mantan yang muncul di antara keduanya, di waktu yang keduanya akan melangkah lebih lanjut. 

Hanya itu? Tidak. Ada sebuah kehilangan juga dalam cerita novel ini. Anum kehilangan seseorang, kalian baca bukunya langsung saja ya agar tahu siapa yang pergi. 

Kalimat yang sangat aku sukai di dalam novel ini adalah "mintalah apa pun, serinci apa pun, tapi cuma pada Tuhanmu."
Satu lagi, kalimat yang ditulis Nawang pada halaman pembuka Novel ini ditemani oleh tanda tangannya.

Selamat menulusuri buku Mula karya Nanidlot. Terima kasih sudah berkenan membaca ulasan ini^^

Komentar

Postingan Populer